Suasana dialog kebangsaan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Jawa Timur (19/11)

Suasana dialog kebangsaan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Jawa Timur (19/11)

Reporter : Suprihno
Editor : Suyitno Arman

SURABAYA (kpu-tulungagungkab.go.id.) – “Bangsa Indonesia dibangun dengan dua prinsip, yaitu prinsip negara hukum dan prinsip keadilan. Saya sangat mengapresiasi apa yang diputuskan oleh Bapak Kapolri yang mengunakan prinsip keadilan berdasarkan hukum untuk memutuskan konflik kebangsaan kita akhir-akhir ini”. Hal ini disampaikan Gubernur Jawa Timur Sukarwo, dalam acara dialog kebangsaan yang diadakan oleh DPRD Provinsi Jawa Timur, Sabtu (19/11/2016) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Jawa Timur.

Pakde Karwo, panggilan akrab Sukarwo, menambahkan bahwa persatuan Bangsa Indonesia telah digagas sejak mengusir penjajakan oleh Budi Utomo tahun 1908. Kemudian dilanjutkan penguatan persatuan kebangsaan dengan Sumpah Pemuda tahun 1928. “Oleh karena itu mari kita pupuk dan kuatkan persatuan kebangsaan kita, dengan saling menghargai dan toleransi”, tambah Gubernur Sukarwo,

Ketua KPU  Tulungagung Suprihno yang menghadiri acara tersebut menyampaikan, acara dialog kebangsaan sejatinya sangat bagus,  karena materi yang disampaikan menanamkan spirit kebangsaan, kejuangan dan kebersamaan untuk membangun bangsa, membangun persatuan di tengah kebinekaan.

Suprihno, saat menghadiri acara dialog kebangsaan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Jawa Timur (19/11)

Suprihno, saat menghadiri acara dialog kebangsaan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Jawa Timur (19/11)

Dialog diakhiri dengan Ikrar Kebangsaan Bersama,  untuk:

  1. Siap melaksanakan sumpah pemuda 1928 dalam kehidupan kebangsaan Indonesia;
  2. Tetap setia dan memegang teguh ideologi Pancasila, UUD 1945 dan NKRI;
  3. Menjunjung tinggi kehidupan kebangsaan Indonesia berdasarkan semangat Bhineka Tunggal Ika;
  4. Bersikap dan bertindak berdasarkan moral dan etika yang bersumber pada nilai-nilai kebudayaan bangsa Indonesia, solidaritas, kebijakan, kebenaran, dan keadilan.

Dialog kebangsaan dengan tema “Membangun Kembali Nilai-Nilai Kebangsaan dalam Bingkai Kebhinekaan  Indonesia” ini menghadirkan narasumber Kapolri (Jend. Polisi Tito Karnavian, MA, P.hD), Peneliti LIPI (Dr. Anas Saidi, MA) dan Pangdam V Brawijaya mewakili Panglima TNI. Dialog diikuti anggota DPR RI dapil Jawa Timur, Ketua DPRD Provinsi se Indonesia, Ketua Komisi A DPRD Provinsi se Indonesia, Bupati, Ketua DPRD Kab/kota se Jawa Timur, Ketua KPU Provinsi, Ketua KPU Kab/Kota se Jawa Timur, Ormas, dan tokoh masyarakat Jawa Timur. (YES/ARM)