Suasana saat KPU Tulungagung menggelat raker terkait pendistribusian logistik dengan Polres, Kodim dan Camat se Tulungagung (7/6)

Suasana saat KPU Tulungagung menggelat raker terkait pendistribusian logistik dengan Polres, Kodim dan Camat se Tulungagung (7/6)

TULUNGAGUNG (kpu-tulungagungkab.go.id) – Logistik pemilihan bupati (pilbup) dan pemilihan gubernur (pilgub) 2018 akan segera dikirim ke masing-masing kecamatan pada Minggu hingga Rabu (10-13/6). Namun, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama pendistribusian, KPU meminta bantuan dari Polres Tulungagung dan Kodim 0807 untuk melakukan pengamanan.

“Logistik ini merupakan dokumen negara, maka kami minta pengamanan,” kata Ketua KPU Tulungagung Suprihno, M.Pd., pada Kamis (7/6/2018).

Suprihno melanjutkan, pendistribusian logistik tersebut akan dilaksanakan selama empat hari mulai Minggu hingga Rabu pekan depan. Adapun logistik yang akan dikirimkan ke tiap kecamatan di Tulungagung diantaranya 3.680 kotak dan bilik suara, formulir, tinta, dan sampul.

“Kami menyiapkan empat armada yang akan dijadwal dalam pengirimannya,” katanya.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan lanjut Suprihno, pihaknya meminta bantuan pengamanan kepada Polres Tulungagung dan Kodim 0807. Karena, jika sampai logistik tersebut tidak sampai ke tujuan dengan tepat waktu dikawatirkan akan mengganggu pemungutan suara.

“Jika logistik hilang atau rusak pasti akan mengganggu pencoblosan, karena untuk menggantinya membutuhkan waktu yang tidak sedikit,” terangnya.

Selain itu, saat logistik sudah berada di kecamatan, setidaknya masih ada waktu sekitar 20 hari lagi sebelum logistik dikirimkan lagi ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Kami juga minta bantuan untuk membantu pengamanan logistik saat di kecamatan. Karena saat itu waktunya cuti bersama,” jelasnya.

Suprihno menambahkan, dengan adanya back up baik dari aparat penegak hukum maupun pemerintah kecamatan setempat semakin meningkatkan percaya diri untuk menuntaskan sisa tahapan pilkada.

Sementara itu, Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui bagian operasional Iptu Suwoyo menegaskan, selama pengamanan untuk kepentingan negara pihaknya selalu siap. Menurutnya pihaknya sudah berkoordinasi dengan polsek jajaran untuk mengirimkan anggota sebanyak dua personil di pagi hari dan dua personil pada malam hari.

“Jadi ada dua sift, nanti juga di back up dari koramil setempat,” ujarnya.

Sedangkan untuk pendistribusian logistik, pihaknya akan menyertakan dua atau empat anggotanya secara melekat dengan bersenjata lengkap.

Disinggung daerah mana yang berpotensi memiliki tingkat kerawanan yang tinggi, mantan KSPKT Polres Tulungagung tersebut mengatakan potensi benih-benih kerawanan bisa muncul dimana saja. Namun hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan terkait gejolak masyarakat yang menentang pelaksanaan pilkada.

“Masih aman, semoga bisa terus berlanjut hingga pemungutan suara,” pungkasnya.