Ketua KPU Jawa Timur Eko Sasmito, bersama Komisioner KPU Tulungagung dalam Sosialisasi Tahapan Pilkada 2018 kepada Parpol, Ormas dan OKP se Tulungaung di Corwn Victoria Hotel Tulungagung (14/10)

Ketua KPU Jawa Timur Eko Sasmito, bersama Komisioner KPU Tulungagung dalam Sosialisasi Tahapan Pilkada 2018 kepada Parpol, Ormas dan OKP se Tulungaung di Corwn Victoria Hotel Tulungagung (14/10)

TULUNGAGUNG (kpu-tulungagungkab.go.id.) – Suksesnya pemilihan bupati dan wakil bupati menjadi target utama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulungagung. Untuk memenuhi target tersebut, KPU  menggelar sosialiasi tahapan pilkada dengan gencar. Kali ini sosialisasi yang digelar di hotel Crown Victoria Sabtu (14/10/2017) dihadiri oleh kalangan mahasiswa, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi masyarakat (ormas), LSM, partai politik dan organisasi kepemudaan (OKP).

Sosialisasi yang dibuka pukul 09.00 WIB berjalan sukses dan lancar. Hampir 100 persen undangan menghadiri acara sosialisasi. Diantaranya dari KNPI, HMI, PMII, GMNI, Ansor, dan Pemuda Muhammadiyah, Presiden BEM Kampus se-Tulungagung (IAIN, STAI Diponegoro, UNITA, STIKIP PGRI, STAI Muhammadiyah, dan STIKES). Beberapa ormas juga hadir, yaitu NU, Muhammadiyah, LDII, AL IRSYAD, MUI, dan KAHMI, LSM Pelita, Mangkubumi, Jayengkusumo, Rowobening, Cesmid, dan Percatu dan partai politik . Diantaranya NasDem, PKB, PKS, PDIP, Golkar, Gerindra, Demokrat, PAN, PPP, Hanura, PBB, dan PKPI.

Dalam acara tersebut, KPU menghadirkan dua narasumber. Mereka adalah ketua KPU Provinsi Jawa Timur Eko Sasmito, SH., M.H dan ketua KPU Tulungagung Suprihno, S.Pd, M.Pd dan Suyitno Arman, S.Sos, M.Si. dengan  moderator Mohammad Fatah Masrun, M.Si.

Eko Sasmito memaparkan terkait dasar-dasar hukum pelaksanaan pilkada serentak tahun 2018. Jadi KPU sebagai penyelenggara pilkada yang dilindungi oleh Undang-undang yang bersifat hirarkis, mulai dari pusat, provinsi hingga kabupaten/kota.

“Kinerja KPU terkomando dari pusat hingga ke kabupaten/kota,”katanya.

Eko Sasmito mengajak seluruh peserta yang hadir untuk bersama-sama memahami aturan pemilu yang ada.  Pemahaman yang sama antara penyelenggara dengan elemen masyarakat utamanya masyarakat politik akan bisa mewujudkan pesta demokrasi aman dan lancar. Karena mereka melangkah dengan aturan dan pemahaman yang sama.

Sementara Suprihno menegaskan kembali jika bulan Oktober ini. KPU membuka pendaftaran rekrutmen PPK dan PPS serta pemantau pemilu. Selain itu, Suprihno mengajak kepada seluruh masyarakat untuk mensukseskan pemilu serentak supaya bisa menghasilkan pemimpin yang berkualitas.

Terakhir, Suyitno Arman lebih menekankan tekait persyaratan-persyaratan khusus pendaftaran badan AD-HOC dibawah naungan KPU seperti PPK, PPS dan pemantau independen. Jika masyarakat membutuhkan informas lebih detil terkait dengan tahapan pemilu bisa langsung datang ke Media Center KPU.